Senin, 20 April 2009

Keterbatasan Teknologi Mobile

Keterbatasan Teknologi Mobile


Sangat penting untuk memahami kemampuan dan keterbatasan technologi untuk mengetahui potensi mereka untuk memberikan praktek
pembelajaran (Song 2006). Berikut ini adalah beberapa batasan dalam aplikasi pendidikan :
  1. Layar ukuran kecil: Karena keterbatasan ukuran layar, sumber dengan teks lebih panjang dianggap tidak cocok untuk tampilan pada perangkat genggam. Selain itu, meskipun beberapa upaya telah dibuat untuk mengembangkan lingkungan belajar yang mampu beradaptasi dengan lingkungan komputasi heterogen, stabilitas lingkungan seperti ini belum berkelanjutan.
  2. Singkatnya masa pakai baterai: Pengguna perangkat mobile harus memiliki sumber listrik. Aplikasi terancam oleh singkatnya masa hidup baterai. Notebook dan PDA khususnya, rentan terhadap masalah ini. Jadi,
    fitur yang paling diinginkan dari sebuah ponsel generasi berikutnya adalah
    baterai yang berlangsung lebih lama.
  3. Kesulitan teks prediksi: Dilaporkan bahwa input teks menggunakan stylus
    pada perangkat genggam yang membosankan. Beberapa kegunaan evaluasi
    studi melaporkan bahwa hingga 30 menit pelatihan diperlukan untuk beradaptasi dengan
    metode input PDA untuk memperoleh hasil memuaskan. bagaimanapun, perlu bekerja dengan cara modern, penggunaan yang lebih mudah, dan interface yang lebih kaya dan lebih baik untuk perangkat mobile di masa depan.
  4. Konektivitas nirkabel: Kenyataan bahwa konektivitas nirkabel terbatas
    untuk situasi tertentu merupakan hambatan bagi kapanpun / dimanapun dan belajar
    pengumpulan data di lapangan. Misalnya, untuk WiFi untuk bekerja di sana
    harus cukup akses poin untuk mengakses jaringan. Infrastruktur saat ini masih terbatas pada penggunaan WiFi karena jalur akses
    harus di tempat untuk mengakses internet. Di sisi lain, i-mode,
    yang tidak memerlukan jalur akses, merupakan internet nirkabel
    operator selular, terutama di Jepang. Sayangnya, masih terdapat
    larangan bila menggunakan i-mode dalam hal kecepatan (64-384 kbps)
    versus WiFi (11 Mbps).
  5. Kurangnya standar platform di berbagai perangkat: Standardisasi untuk berbagai perangkat tidak ada. Pengembang perangkat lunak hanya dapat menggunakan sekumpulan kelas atau perpustakaan pembangunan alat. Itu umum dikenal adalah subset Java J2ME (Java 2 Platform, Micro Edition), embedded Visual Basic dan embedded Visual C + +. Lain contoh non-standardizations adalah berbagai versi HTML, seperti sebagai WML (wireless markup language) untuk layanan internet dan WAP Compact HTML (chtml) untuk i-mode.
  6. Koneksi dengan perangkat lain: Beberapa ponsel memiliki keterbatasan tentang menghubungkan dengan perangkat pendukung lainnya seperti global positioning system (GPS) dan radio frequency identification (RFID), tag reader. Koneksi dengan perangkat mobile seperti notebook atau bahkan PDA yang bisa dilakukan lebih mudah, namun ia mendapat kesulitan ketika ada kebutuhan untuk koneksi dengan telepon selular.
Sumber :
H.H. Adelsberger, Kinshuk, J.M. Pawlowski and D. Sampson. (2008). Handbook on Information Technologies for Education and Training, International handbooks on information systems (2nd. Ed.), Springer, 71 - 72


Song, A. (2006). What consequences have handheld educational uses brought about? In Proc. of international workshop on mobile and ubiquitous learning environments in conjunction with ICCE2006 (pp. 1–8).


1 komentar:

  1. Sekarang kecenderungan komputasi mobile mengarah pada perangkat portable dengan layar lebih besar, tapi lebih kecil dari notebook. Trend netbook (bukan notebook) saat ini luar biasa. Bahkan Google sendiri ikut2an latah dengan merilis Sistem Operasi Google Chrom OS akhir tahun ini. Anehnya, segmentasi pasar Chrom OS sendiri berbeda dengan Android meskipun sama2 berbasis kernel Linux. Pasar Chrom OS mengarah pada user dengan aktifitas internet yang terus menerus, sementara Android lebih spesifik membidik pasar smartphone. Mungkin untuk ke depan, kita akan melihat seberapa besar penetrasi Chrome pada netbook hingga merubah paradigma mobile :)

    BalasHapus